Niantic Labs Dituntut Lagi Karena Pokemon GO

0
309
Niantic Labs Dituntut BACK

SEPUTAR POKEMON – Pokemon GO adalah salah satu game paling populer yang dimainkan banyak orang diseluruh dunia sekarang. Dengan kepopulerannya tersebut, tidak heran jika banyak masalah mulai muncul, dan kelihatannya hal ini sudah diluar kendali Niantic. Kita mungkin bisa memaklumi jika ada orang yang merasa terganggu karena banyak orang yang mengganggu rumahnya, namun kali ini ada orang yang mau menutut karena banyak orang yang berkumpul di taman umum.

Pasangan yang tinggal di wilayah Detroit ini telah membuat surat tuntutan yang ditujukan kepada Nintendo dan Niantic Labs karena mereka merasa sangat terganggu. Menurut kabar dari Detroit Free Press, Scott dan Jayme Dodich merasa kesal karena taman yang berada di dekat rumah mereka dijadikan PokeStop dan seringkali tempat tersebut menimbulkan kemacetan. Tuntutan ini meminta pihak Niantic untuk tidak mendirikan PokeStop di dekat rumah warga tanpa adanya ijin, ditambah lagi pasangan ini bahkan meminta Niantic untuk membagi penghasilan mereka kepada para pemilik tempat yang dijadikan PokeStop ataupun Gym dalam Pokemon GO.

Jika halaman rumahmu dijadikan sebuah PokeStop, maka kita dapat memaklumi jika kamu merasa kesal, namun ini taman dan tempat umum. Taman Wahby yang ada di dekat rumah pasangan tersebut adalah tempat umum yang dapat digunakan oleh masyarakat. Taman tersebut bahkan sudah ada sebelum pasangan tersebut membeli rumah mereka, jadi tidak heran jika banyak orang menggunakan tempat tersebut untuk berkumpul.

Niantic Labs Dituntut 1

Kedua pasangan tersebut mengatakan jika mereka sudah tidak lagi merasa aman untuk duduk di depan rumah mereka karena banyak anak muda yang berkeliaran. Namun, mereka tidak menjelaskan apa yang para pemuda tersebut lakukan sampai mereka tidak merasa nyaman. Sepertinya para pemuda tersebut hanya datang untuk bermain di taman tersebut, dan para penduduk sekitar merasa tidak nyaman dengan hal itu.

Hal lain yang menarik dari tuntutan tersebut adalah bagaimana pasangan Dodich meminta Niantic untuk membagi penghasilan yang telah mereka dapatkan dari Pokemon GO kepada pemilik properti yang dijadikan PokeStop atau Gym. Jika tempat yang dijadikan PokeStop adalah rumah penduduk, maka hal ini bisa lebih masuk akal, namun dalam hal ini mereka membicarakan tentang sebuah tempat umum.

Munculnya berbagai kasus seperti ini juga sebenarnya sudah dapat ditebak, apalagi kalau kita mengingat seberapa besar efek Pokemon GO di seluruh dunia. Di Indonesia pun bahkan sempat menjadi sebuah bahasan khusus dari beberapa acara berita tentang permainan ini. Walaupun sebelum perilisannya secara resmi, game ini mendapat respon yang sangat cukup buruk dari pemerintah, untungnya sejauh ini tidak ada tuntutan yang muncul setelah perilisan Pokemon GO di Indonesia.

LEAVE A REPLY